Aku Cinta Hujan

Aku cinta hujan:

Ketika bulirnya jatuh membasahi pipiku, kemudian turun ke tanah menumbuhkan bunga-bunga di jalan itu.

Dan ketika iramanya mengalun sendu, aku menikmatinya sendiri. Bersama secangkir kopi yang kubuat sore tadi. Ah irama itu, mengingatkan aku pada satu waktu.

Satu waktu ketika hujan membuatku malu, membuatku pilu, tapi aku mau bertemu dengannya selalu. Karena di dalamnya aku bisa menangis tanpa ada yang tahu. Karena rintiknya mengalirkan tetes airmataku hingga aku lupa akan sedihku, tadi.

Dan ketika hujan berhenti aku menjadi benar pilu, benar-benar malu karena tangisku terlihat dan orang-orang bertanya “Kenapa?”

Aku cinta hujan:
Seperti cintaku padamu yang kuberikan tanpa berharap kembalian.

Kamis, 8 November 2012

Iklan

About guntarihasyya

"Berharap menjadi mutiara di tengah lautan."

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: