Hargai Dirimu :)

Ketika di dalam hati ada sebuah ruang untuk rasa yang bernama ‘iri’, sungguh ruang itu menjelma seolah menghimpit ruang rasa yang lain.
Dan otak menjadi tak sinkron lagi, ketika mulai menyalahkan “kenapa saya begini?”
Dan akhirnya jadi kufur yang menyelimuti dinding hati, dan ah jangan sampai berkembang lebih jauh lagi.
Karena iri hanyalah tanda kita belum mensyukuri,
apa yang Tuhan takdiri,
yang mungkin saja belum kita taui,
bahwa sejatinya kita belum tentu lebih buruk dari orang yang kita taruh rasa iri.
Sungguh aku hanya sedang ingin berbicara pada diriku,
bahwa mungkin aku salah menempatkan ruang kosong untuk rasa itu,
mungkin aku belum paham bahwa manusia itu ada baik dan buruk.
Jadi sepatutnya, ruang rasa itu aku tutup, daripada semakin melebar menjadi asa yang busuk,
Sungguh tak penting menjadi iri, sungguh tak baik tidak mensyukuri pemberian Tuhan ini,
Sungguh.
Karena memang, Tuhan Maha Adil,
tinggal bagaimana diri ini menyikapi keadilan dari Yang Maha itu.
Semangat!
Dirimu indah jika kau mau terus belajar menjadi lebih baik. 🙂

Jakarta, 28 Desember 2012.

Iklan

About guntarihasyya

"Berharap menjadi mutiara di tengah lautan."

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: