Ruang Rindu

Lagi, kutemukan diriku dalam ruang rindu.
Setelah kuaduk-aduk batas waktu,
lalu kucari kata ‘lupa’ tapi yang kutemui adalah rindu.
Lalu, kurasakan angin malam menyekat napasku
Ketika tanpa sengaja terlintas bias wajahmu,
Dan aku rasanya ingin menghentikan angin lalu itu,
Agar aku bisa menghapus rindu, untukmu ini.

Kau, adalah hal yang kesekian kali ingin kulupakan,
Karena lelah, jangankan untuk menatap sekadar memikirmu pun aku penat.
Andai boleh aku tiup rindu ini,
takkan kuminta kembali rasa yang pernah membuatku berseri.
Andai, tapi nyatanya, sampai hari ini kau masih di sini.
Bahkan mengusik bayangmu di hati pun aku tak sanggup,
Bagaimana mungkin, aku akan menjadi lupa, akan melupakanmu.
Dalam ruang rindu, kutitip sepucuk doa untukmu.

Mega Mendung, 16 Februari 2013

Iklan

About guntarihasyya

"Berharap menjadi mutiara di tengah lautan."

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: