Tunggu Dulu

Tentu saja aku merindukan
Duduk berdampingan, dengan seseorang impian

Namun, lagi, kuberkata pada cermin
Untuk tak menitipkan rasa ingin
Pada sejuknya hembusan angin
Untuk tetap menjaga
Dan memenjarakan rasa
Biar ia terbebas pada waktunya

Bukan aku tak ingin
Bertukar rindu dalam ruang waktu
berlempar senyum dalam satu temu
Bukan.
Hanya saja, belum kuasa aku
menyertakan tanggung jawab atas rasa itu
Bukan aku tak ingin
Hanya saja,
Lembaran itu baru akan kutulis nanti
Biarkan ia mempersiapkan diri
Seperti yang akan menulisnya ini
Biar.

Kata-kata, biar ia tetap dalam tugasnya. Meski lisan tak mampu ungkapkan, biar kata yang kemudian menjelaskan.

Jakarta, 27 Maret 2013

Iklan

About guntarihasyya

"Berharap menjadi mutiara di tengah lautan."

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: