Dear Dad,

Jika kau melihatku sering diam dan tak bicara
Itu bukan karena aku ingin
Hanya kadang aku tak mampu
menemukan pilihan kata yang selalu tepat
untuk berbicara denganmu, Ayah.

Jika sesekali kautemui mataku sembab
wajahku lesu dan tak bersemangat
Jangan pernah kausalahkan dirimu
Karena engkaulah laki-laki yang belum dan takkan pernah membuatku bersedih..
Yakinilah, Yah.

Jika pada saat-saat tertentu aku tidak menghubungimu
Sementara engkau sibuk menelfonku–tapi telepon genggamku mati
Jangan kaupikir aku tak sedih, Ayah.
Aku bukan tidak peduli,
Hanya saja pulsa anak kuliahan yang sangat terbatas ini
sering kali membuat jarak di antara kita
dan tak jarang menimbulkan banyak prasangka

Dan jika suatu saat engkau merasa bersalah kepadaku.
Jangan pernah kau memohon maaf kepadaku, Yah.
Karena aku telah berjanji untuk selalu memaafkan apapun itu
jika itu kau yang melakukannya.

Ayah, ketahuilah.
Anakmu mungkin tidak romantis
Sering membangkang
Sering tak acuh
Namun, dalam hati kecilku
tak pernah aku berniat
Bahkan di depan teman-teman, engkau sangat kubanggakan.

Ayah, percayalah.
Bahwa terkadang rasa sayang bisa terwujud dalam sesuatu yang amat sederhana.
Jika tingkah dan laku seolah tidak menunjukkan rasa itu
Jangan Ayah khawatir
Barangkali sayang itu terwujud dalam doa tiap sujud
Barangkali terwujud dalam ikatan yang lebih dalam dari itu.

Begitulah, Ayah.
Bagiku, kesyukuran terbesar adalah memiliki Ayah.
Memang jauh sekali rasanya diri ini dari predikat anak yang baik
Tapi, cita-cita itu selalu ada, Yah.

Karena seperti yang Allah minta,

“Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya yang telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya selama dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada-Ku kembalimu.”
(QS. Luqman:14)

aku pun ingin melakukannya, Yah..

Tunggu saja, ya, semoga Allah mengizinkan aku untuk membahagiakan Ayah.

Salam cinta.

Iklan

About guntarihasyya

"Berharap menjadi mutiara di tengah lautan."

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: