Maaf untuk Kesekian Kali

Setiap kali aku menangis, yang teringat olehku adalah wajahmu.
Tiap kali aku berbuat salah, aku merasa malu.
Amat malu padamu.
Tiap kali aku mengingat pesanmu,
Tiap kali pula kumenyadari aku yang paling banyak mengabaikan nasihat itu.

Maaf, Bu.
Anakmu, belum bisa menjadi perempuan yang baik.
Maaf membuatmu sedih dan malu.
Doakanku agar mampu untuk menjadi lebih baik.
Lebih baik di mata-Nya dan di matamu.
Maaf, Bu.

Iklan

About guntarihasyya

"Berharap menjadi mutiara di tengah lautan."

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: